Bistip.com : Nitip, Dititip dan Tip.
Anda yang suka menitipkan barang dengan teman atau keluarga saat mereka bepergian ke suatu tempat, sekarang ini menjadi semakin mudah dan semakin menyenangkan. Aktivitas titip dan menitipkan barang ini bisa dilakukan secara digital. Beberapa anak muda kreatif berinisiatif membangun komunitas titip menitip barang ini secara digital. Lihat saja di situs mereka Bistip.com. Situs yang menarik dengan tagline yang juga sangat menarik “Nitip dapat barang, dititip dapat tip”.
Bistip.com didirian oleh sang pendiri Willi Ekasalim. Bistip sendiri kependekan dari “bisa titip”. Menurut cerita idenya ini diambil karena ia sering dititipi barang oleh teman atau keluarganya saat ia kuliah di luar negeri. So ..saking seringnya dititip aneka barang membuat ia terinspirasi untuk mengembangkan titip menitip ini menjadi sebuah koumnitaas digital.
Untuk bergabung dengan komunitas titip menitip barang ini tidak sulit kok. Syarat untuk menjadi anggota cukup mudah, anda tinggal daftar dengan memlih ussername, mengisi identitas lengkap, alamat email yang valid dan menentukan rute perjalanan yang biasa anda jalani. jika disetujui, selamat anda tinggal sudah menjadi anggota komunitas bistip ini. Anda sudah bisa menjadi “Bistiper”, yaitu pengguna yang bisa dititipi barang. Agar lebih dipercaya maka profil bistiper harus anda isi lengkap dan Bistip sendiri akan memberikan semacam rating pada Bistiper yang dipercaya. Rating ini diisi oleh pengguna.
Cara kerjanya seperti apa? Dalam situsnya Bistip.com memberikan semacam, skenario agar kita yang menitip atau menjadi bahkan menjadi bistiper lebih memahami cara kerja titip menitip ini. Cara kerjanya sebenarnya sederhana saja, sama seperti kita mau menitipkan barang dengan teman atau keluarga kita.
Contohnya Amy adalah seorang kolektor perangko yang bertempat tinggal di Jakarta. Amy ingin menambah koleksinya dengan perangko yang berasal dari Jepang. Melalui bistip Amy menemukan Bob yang akan melakukan perjalanan dari Tokyo ke Jakarta. .Amy meminta Bob untuk membelikan perangko di Tokyo dan membawakannya ke Jakarta. Negosiasi pun terjadi diantara mereka mengenai detail barang, harga dan tip yang akan diberikan. Amy dan Bob bertemu di Jakarta untuk bertukar perangko dan biayanya.
Bistiper demi keamanan berhak untuk menantyakan identitas barang yang akan dititikpkan tersebut. Bistiper berhak minta ijin untuk melihat atau mengetahui barang tersebut,legal atau tidak. Disinilah perlu nya kehati-hatian dari bistiper, bukan hanya mengejar tipnya saja. Keamanan juga penting lho.
Barang-barang yang bisa dititipkan bisa barang apa saja tergantung mau atau tidak Bistiper yang dititipi barang tersebut. Namun seperti yang kita baca di stusnya yang paling sering dititipkan antara lain makanan, baju, pakaian, handpjhone, dan lainya. Sedangkan rute yang paling banyak dicari untuk titip menitip barang oleh komunitas ini antara rute Jakarta - Bandung untuk dalam negeri dan rute Jakarta – Singapura untuk yang luar negeri.
No related posts.

