Kiva.org, Sukses Menggabungkan Internet dan Jaringan Lembaga Keuangan Mikro
Kiva adalah salah satu lembaga keuangan mikro yang berhasil memanfaatkan teknologi informasi untuk mengembangkan layanannya di bidang kredit mikro. Kiva berhasil memanfaatkan internet dan jaringan lembaga keuangan mikro yang tersebar di seluruh dunia untuk membantu mengentaskan kemiskinan melalui pemberian pinjaman (kredit).
Dengan internet melalui situs kiva.org, Kiva berhasil menghubungkan pengusaha mikro yang memerlukan bantuan pinjaman untuk usahanya dengan orang lain yang akan membantu memberi pinjaman (lenders). Bantuan tersebut oleh Kiva disalurkan melalui lembaga keuangan mikro yang tersebar di beberapa negara yang menjadi mitra Kiva.
Kiva.org memungkinkan setiap orang di seluruh dunia untuk meminjamkan paling sedikit $25 untuk membantu menciptakan peluang dan mengentaskan kemiskinan di seluruh dunia.
Kiva beroperasi melalui pendanaan yang bersumber dari sumbangan sukarela dari pemberi pinjaman. Selain itu mereka juga menggalang pendanaan untuk membiayai aktivitasnya melalui mekasnisme hibah, sponsorship perusahaan, dan yayasan.
Sejak didirikan pada tahun 2005, Kiva berkembang dengan pesat. Untuk memberikan layanan kredit mikronya, Kiva menjalin kerjasama dengan lembaga – lembaga lain sebagai mitra lapangan yang menyalurkan pinjaman kepada para pelaku usaha mikro kecil di seluruh dunia. Sampai saat ini sebanyak 146 lembaga keuangan mikro yang berada pada 61 negara berperan sebagai mitra lapangan Kiva.
Data yang kami peroleh dari situs Kiva.org menunjukkan total Kiva telah menyalurkan pinjaman (loans) lebih dari 259 juta dollar, dengan jumlah pengusaha yang telah menerima pinjaman sebanyak 668. 688 orang. Jumlah pemberi pinjaman (lender) mencapai 640. 663 orang yang tersebar pada 241 negara di dunia. Jumlah pinjaman yang telah disumbangkan melalui Kiva mencapai 341.742 pinjaman.
Tingkat pengembalian pinjaman yang diberikan juga sangat bagus, data yang kami kutip dari Kiva.org terakhir menunjukkan tingkat pengembalian (repayment) lebih dari 98 persen. Dengan sistem yang diterapkan oleh Kiva, ternyata hampir-hampir tidak ada pinjaman yang macet atau menunggak. Walaupun ada yang menunggak atau macet namun persentasenya masih sangat kecil.
Yang menarik sebagian besar pengusaha yang menerima pinjaman melalui Kiva adalah kaum perempuan. Tercatat lebih dari 80% penerima pinjaman melalui Kiva adalah kaum perempuan.
Kiva tidak bekerja sendirian melakukan kegiatanya. Kiva bekerja dengan lembaga-lembaga keuangan mikro yang tersebar di lima benua untuk memberikan pinjaman kepada orang-orang yang memerlukan bantuan permodalan untuk usahanya tetapi mereka tidak mempunyai akses kepada bank. Lembaga keuangan mikro mitra Kiva selanjutnya disebut sebagai Mitra Lapangan (Field Partner) bertugas mengelola pinjaman di lapangan dengan dibantu oleh para relawan (volunteers). Contohnya di Indonesia, Kiva menjalin kerjasama dengan Koperasi Mitra Usaha Kecil (Bali) dan Vision Fund Indonesia
Usaha yang bisa dibiayai melalui Kiva juga bermacam-macam seperti agribisnis, seni, konveksi (clothing), konstruksi, pendidikan, entertainemen, makanan, kesehatan, perumahan, manufaktur, eceran (retail), grosir, transportasui dan jasa termasuk bisa juga untuk kepentingan pribadi.
Peminjam dapat berbentuk perseorangan maupun kelompok. Namun yang paling banyak adalah peminjam perorangan. Data-data peminjam perorangan maupun kelompok dapat kita lihat di situs Kiva.org dengan profil usahanya maupun fotonya.
Bagaimana mekanisme Kiva bekerja? Secara singkat proses dan mekanisme bekerja Kiva dapat dijelaskan sebagai berikut :
Mitra segera menyalurkan kredit kepada yang membutuhkan. Mereka dapat menyalurkan kredit sampai 30 hari sebelum atau sesudah permintaan pinjaman yang diposting di situs Kiva.org. Namun sebagian besar memilih untuk mengucurkan dana sebelum 30 hari dari tanggal permintaan pinjaman yang diposting di kiva.org.
Mitra mengumpulkan informasi / cerita tentang pengusaha yang mau meminjam, foto/gambar dan rincian pinjaman dan kemudian mengupload data-data tersebut ke Kiva.org. Permintaan pinjaman tersebut akan di review terlebih dulu sebelum dipublikasikanya di situs Kiva.org.
Mitra bisa juga mengharuskan peminjam untuk menabung melalui tabungan wajib sebagai bagian dari siklus pinjaman dalam rangka untuk memastikan bahwa peminjam merupakan risiko pinjaman yang baik dan dapat membangun cadangan kas.
3. Pemberi Pinjaman (Lender) Meneliti Profil dan Jumlah Pinjaman
Pemberi pinjaman (Lender) menelusuri permintaan pinjaman dan memiilih mana yang akan mereka danai melalui situs kiva.org. Pemberi pinjaman (Lender) bisa memilih untuk mendanai pinjaman dengan jumlah paling sedikit $ 25 dan atau sebanyak jumlah seluruh pinjaman yang diminta. Untuk membantu mempermudah proses transaksi pinjaman, permintaan pinjaman yang diposting oleh Mitra dibulatkan ke atas menjadi $ 25 apabila pinjaman yang diajukan kurang dari $ 25.
4. Kiva Menyalurkan Sumbangan Kepada Mitra Lapangan
Mitra menggunakan dana yang disalurkan dari Kiva untuk membiayai pinjaman yang diajukan pengusaha/peminjam. Kiva menyediakan dana sesuai dengan jadwal yang telah disusun dengan prosedur yang menyesuaikan dengan prosedur yang ada pada Mitra Lapangan.
5. Peminjam Membayar Kembali Pinjaman Mereka
Mitra mengumpulkan pembayaran dari para peminjam serta untuk mengetahui apabila pembayaran kembali itu tidak dilkaukan sesuai dengan jadwal.
Besarnya suku bunga yang diberikan ditetapkan oleh Mitra, bunga ini digunakan untuk menutup biaya operasi mitra selama menyalurkan pinjaman dari Kiva. Sedangkan Kiva tidak mengenakan biaya bunga untuk Mitra dan tidak memberikan bunga kepada pemberi pinjaman (lenders).
6. Kiva Mengembalikan Pinjaman Kepada Pemberi Pinjaman (lenders).
Jika sudah ada pembayaran kembali dari para mitra, Kiva dapat menggunakan dana tersebut untuk kredit pemberi pinjaman sesuai dengan pembayaran kembali pinjaman mereka. Pemberi pinjaman (Lender) dapat kembali meminjamkan dana mereka ke pengusaha yang lain, menyumbangkan dana mereka untuk Kiva , atau menarik dana mereka melalui PayPal.
Related posts:
